June 14, 2024

Manfaat Lain Dari Kencur

Kaempferia galanga.L adalah nama latin dari kencur yang masuk kedalam suku temu-temuan. Kencur merupakan tanaman tropis yang banyak tumbuh di
berbagai daerah di Indonesia sebagai tanaman yang dipelihara. Tanaman ini
banyak digunakan sebagai ramuan obat tradisional dan sebagai bumbu dalam
masakan sehingga para petani banyak yang membudidayakan tanaman kencur
sebagai hasil pertanian yang diperdagangkan. Bagian dari kencur yang
diperdagangkan adalah buah akar yang ada di dalam tanah yang disebut
rimpang kencur atau rizoma

 Kencur dikenal sebagai tanaman rimpang yang mengandung minyak atsiri serta alkaloid. Keduanya merupakan senyawa stimulan yang baik dan banyak digunakan dalam dunia kesehatan. Kencur (Kaempferia galanga. L.) adalah terna aromatik yang tergolong ke dalam family Zingiberaceae (temu-temuan). Pembeda utama kencur dengan tanaman temu-temuan lainnya adalah daunnya yang menutup tanah. Berdasarkan ukuran daun dan rimpangnya, dikenal 2 tipe kencur, yaitu kencur berdaun lebar dengan ukuran rimpang besar dan kencur berdaun sempit dengan ukuran rimpang lebih kecil. Biasanya kencur berdaun lebar dengan bentuk bulat atau membulat, mempunyai rimpang dengan ukuran besar, tatapi kandungan minyak atsirinya lebih rendah daripada kencur yang berdaun kecil berbentuk jorong dengan ukuran rimpang yang lebih kecil. Kencur memiliki batang semu yang pendek yang tersusun atas pelepah-pelepah daun yang saling membungkus satu sama lain.

Kencur memiliki bunga yang umumnya berwarna putih dan ungu dengan bau bunga yang khas. Rimpang kencur terdapat di dalam tanah bergerombol dan bercabang
cabang dengan induk rimpang ditengah. Kulit ari berwarna coklat dan bagian
dalam putih berair dengan aroma yang tajam. Rimpang yang masih muda
berwarna putih kekuningan dengan kandungan air yang lebih banyak dan
rimpang yang lebih tua ditumbuhi akar pada ruas ruas rimpang berwarna putih
kekuningan.

Hampir seluruh bagian tanaman kencur mengandung minyak atsiri. Zat-
zat kimia yang telah banyak diteliti adalah pada rimpangnya, yakni
mengandung minyak atsiri 2,4%-3,9%, juga cinnamal, aldehide, asam motil p-
cumarik, etil ester dan pentadekan. Dalam literatur lain disebutkan bahwa
rimpang kencur mengandung sineol, paraeumarin, asam anisic, gum, pati
(4,14%) dan mineral (13,73%) (Barus, 2009). Kencur dalam bentuk oleoresin
mengandung senyawa etil-p-metoksisinamat (C12H14O3), kaempferol,
eukaliptol atau sineol, asam sinamat, asam anisat, n-pentadekana, dan etil
sinamat

Dikutip dari:

https://repository.usm.ac.id/files/skripsi/D11A/2013/D.111.13.0081/D.111.13.0081-05-BAB-II-20180913113117-EKSTRAKSI-OLEORESIN-KENCUR-(Kaempferia-galanga)-PADA–BERBAGAI-LAMA-MICROWAVE-ASSISTED-EXTRACTION–.pdf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *